Tanpa disadari, 6 kebiasaan ini bisa menghambat rezeki


Usaha terasa sia-sia? Mungkin kamu melakukan kebiasaan ini..

Untuk melakukan kegiatan sebagai manusia di dunia ini, Allah SWT memberikan kita rezeki. Namun banyak di antara kita yang masih salah mengira bahwa rezeki yang diberikan Allah SWT hanyalah berupa materi seperti uang, kekayaan, dll.

Rezeki yang Allah SWT berikan sangatlah banyak, hanya saja kita sebagai hamba-Nya tidak menyadari atau masih kurang mensyukurinya. Beberapa contoh rezeki yang Allah SWT berikan seperti kesehatan, keluarga, teman, bahkan bernapas pun adalah bagian dari rezeki yang Allah SWT berikan dan beberapa hal kecil di sekitar kita yang bahkan kita kadang tidak menyadarinya.

Rezeki itu sebagian anugerah dan karunia dari Allah. Artinya rezeki adalah segala sesuatu hal yang bermanfaat dan bisa menunjang kelangsungan hidup kita serta membawa kita kepada keadaan yang lebih baik lagi.  

Tapi ada beberapa hal yang mungkin dianggap sepele namun membuat rezeki terhambat. Atau bagi kamu yang merasa sulit padahal sudah berusaha semaksimal mungkin tapi tetap saja merasa usahamu sia-sia. Itu karena semua ikhtiar atau usahamu dibarengi dengan sikap atau hal-hal yang tanpa kamu sadari membuat rezekimu terhambat.

Nah, apa saja sikap dan hal-hal itu? Berikut ini daftarnya.

1. Kurang bersyukur

Seperti yang saya sebutkan di atas, bahwa banyak rezeki yang Allah berikan pada kita. Tapi tanpa disadari kita selalu membanding-bandingkan rezeki dengan rezeki orang lain yang menurut kita jauh lebih baik. Tenyata hal sepele itu bisa membuat kita menginginkan rezeki yang lebih dan akhirnya akan membuat kurang bersyukur atas nikmat Allah.

Padahal jika kita bersyukur atas nikmat dan rezeki yang telah Allah berikan, Allah akan menambah nikmat dan rezekimu. Seperti firman Allah yang tertera dalam Alquran surah Ibrahim ayat 7 yang artinya: ”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

2. Selalu mengeluh.

Hal selanjutnya adalah selalu mengeluh. Tidak sedikit manusia yang masih kurang puas akan rezeki yang didapat hingga akhirnya tanpa disadari terucaplah kalimat keluhan atas rezeki yang Allah berikan.

Suka mengeluh adalah salah satu sifat yang tidak Allah sukai. Maka dari itu sekecil atau sesedikit apa pun nikmat dan rezeki yang Allah berikan, jangan lupa untuk bersyukur dan selalu mengucapkan Alhamdulillah.

3. Riya atau sombong.

Tanpa manusia sadari mereka sering berbuat riya atau sombong seperti memamerkan hartanya, merendahkan orang yang kurang mampu, dan merasa dirinya lebih baik. Bahkan beribadah pun seperti sedekah, pergi haji, rajin salat sunah dan lain-lain hanya untuk mendapatkan pujian dari manusia. Sifat ini harus benar-benar kamu hindari karena ini adalah sifat yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

4. Ghibah atau gosip.

Hal spele selanjutnya adalah kebiasaan membicarakan keburukan orang lain atau biasa disebut bergosip. Ini juga termasuk perbuatan yang tercela dan sangat Allah benci karena berbicara dengan mencela atau menggunjing kehidupan seseorang. Sampai-sampai ada ancaman seperti di Qur’an surah Al-Hujarat ayat 12 yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."

5. Konsumsi minuman atau makanan haram.

Makanan adalah hal yang penting bagi kehidupan manusia untuk dikonsumsi sebab membuat tubuh lebih bertenaga dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa. Tapi tahukah kamu ternyata kamu harus lebih teliti dalam memilih makanan yang akan masuk ke tubuhmu. Allah juga tidak menyukai jika makanan itu adalah makanan yang dilarang oleh agama dan dibeli bukan dari uangmu sendiri. Hal itu akan menyumbat rezekimu.

6. Usaha tanpa doa.

Hal terakhir yang membuat rezeki seret adalah usaha tanpa doa. Usaha tanpa doa adalah kesombongan, sedangkan doa tanpa usaha adalah kesia-siaan. Maka dari itu kita sangat memerlukan keduanya sebab usaha dan doa adalah modal dan bekal kita di kehidupan ini. Tinggal bagaimana kita mengelolanya agar menjadi berkualitas. Untuk hasil akhir kita bisa bertawaqal (berserah diti kepada Allah) karena bagaimanapun Allah Maha Mengetahui segala sesuatu yang baik untuk kita.


Sumber: brilio.net

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel